Ziarah di Blitar, Hasto Kutip Dedication of Life Bung Karno

Keputusan mentradisikan Bulan Juni sebagai Bulan Bung Karno karena rangkaian sejarah yang erat kaitannya dengan Bung Karno dan perjuangannya. Pada tanggal 1 Juni, diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, yang bersumber dari pidato Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, di hadapan sidang BPUPKI.
Pidato dalam rangka menyampaikan Dasar Negara itulah yang kemudian disetujui secara aklamasi oleh sidang BPUPKI, dan kini telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo bahwa 1 Juni 1945 sebagai Hari Lahir Pancasila.
Kemudian, setiap tanggal 6 Juni selalu diperingati sebagai HUT Bung Karno, gang kahir pada 6 Juni 1901. Dan tanggal 21 Juni diperingati sebagai Haul Bung Karno yang meninggal pada 21 Juni 1970. “Makanya dalam rangka ziarah ini, saya sekaligus juga ditugaskan Ibu Megawati untuk persiapan acara haul nanti," pungkas Hasto. (adk/jpnn)
Hasto mengingatkan pentingnya Juni sebagai bulannya Bung Karno, yang sekaligus sebagai spirit untuk terus membumikan Pancasila.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Jaksa KPK Mengakui Delik Perkara Hasto Bukan terkait Kerugian Negara
- Jaksa KPK Tegaskan Perkara Hasto Murni Penegakan Hukum
- Guntur Romli Optimistis Hasto Menang di Pengadilan: Secara Hukum Posisi Kami Sangat Kuat
- Febri Ditarget KPK Setelah Jadi Pengacara Hasto, Forum Advokat Indonesia Ungkap Kecaman
- KPK Absen, PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Staf Hasto
- Eks Wakapolri: Dakwaan KPK Terhadap Hasto Dilebih-lebihkan, Pasal Pokok Juga Tak Jelas