Ngeri...OC Kaligis Pilih Ditembak Mati daripada Diperiksa KPK

jpnn.com - JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/7) ini, untuk ketiga kalinya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Otto Cornelis (OC) Kaligis, tersangka kasus suap hakim di PTUN Medan.
Namun seperti saat dua pemanggilan sebelumnya, pria yang sekarang mendekam di rumah tahanan Guntur itu menolak datang.
OC menyampaikan penolakan melalui sebuah surat yang diantar oleh kuasa hukumnya Alamsyah Hanafiah. Dalam surat itu, OC kembali tegaskan bahwa dirinya hanya mau diperiksa sebagai terdakwa di pengadilan.
"Hari ini saya dipaksa lagi di-BAP, saya tolak. Lebih baik saya ditembak mati oleh KPK, periksa saya di pengadilan," ucap Alamsyah membacakan isi surat OC Kaligis kepada wartawan di KPK, Selasa (28/7).
Ayah dari aktris Velove Vexia itu juga curhat tentang kondisi kesehatannya yang menurun sejak beberapa hari lalu. Menurut OC dalam suratnya, berdasarkan pemeriksaan dokter di Rutan pagi tadi tekanan darahnya mencapai angka 190/90.
Lebih lanjut Alamsyah mengatakan, penolakan tersebut merupakan hak OC sebagai seorang tersangka. Karena itu dia minta KPK berhenti menjadwalkan pemeriksaan dan langsung melimpahkan berkas kliennya ke pengadilan.
"Penyidik KPK kan sudah punya dua alat bukti yang cukup. Kalau buktinya cukup ya segera disidang saja," pungkas Alamsyah. (dil/jpnn)
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/7) ini, untuk ketiga kalinya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Otto Cornelis (OC) Kaligis,
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Waka MPR: Program Wajib Belajar 13 Tahun Harus Diwujudkan
- Pelanggan McD Indonesia Donasi Rp 750 Juta ke 40 Sekolah melalui Program NBD
- Dosen Unnes Ternyata Lakukan Pelecehan Terhadap 4 Mahasiswi
- Stok Pangan di Kota Tangerang Aman Hingga Lebaran, Tidak Perlu Panic Buying
- Usut Kasus Investasi Fiktif, KPK Periksa Petinggi PT FKS Food dan IMM
- Ratusan Santri Dilatih Usaha Boga dan Barista, Gus Yasin: Upaya Penanggulangan Kemiskinan