Pilpres Senin, 22 Januari 2024 – 19:30 WIB
Mau Kawal Reformasi, Alumni Perguruan Tinggi & Akademisi Beramai-ramai Dukung Prabowo-Gibran
Sejumlah alumni dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.
Alumni dan kader HMI keluarkan maklumat yang mengingatkan Presiden Jokowi jangan mengorbankan demokrasi demi kepentingan keluarga dan ambisi kekuasaan.
Sejumlah alumni dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gibran.
Pengamat politik Hendri Satrio menilai ide menyatukan kubu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo di putaran dua Pilpres 2024…
Ketua Umum Gema Puan, Ridwan membandingkan aksi mahasiswa di masa reformasi dengan yang terjadi saat ini, dia menyebut…
Petrus Haryanto menyoroti langkah tim Prabowo Subianto mengumpulkan aktivis '98 dan korban penculikan menjelang Debat Capres.
Hal itu menjadi pesan yang disuarakan Aksi Renungan 1000 Lilin Memperingati Hari Hak Asasi Manusia yang digelar puluhan…
Anggota Baleg DPR Darmadi Durianto mengungkapkan Fraksi PDIP DPR saat ini masih mengkaji dan memberikan catatan kritis terkait…
Koordinator TPDI Petrus Selestinus menambahkan jika salah memilih pasangan capres dan cawapres maka cita-cita reformasi terancam hilang.
Dalam kesempatan itu, Anies menanyakan kembali kepada para simpatisan yang hadir terkait kondisi masyarakat dan apa yang menjadi…
Pemerhati Sosial dan Politik Agus Widjajanto mengatakan kewenangan MPR menetapkan GBHN dihilangkan itu berdampak kehilangan petunjuk menuju tujuan…
Akademisi FH Unair Rosa Ristawati menyebut demokrasi di Indonesia mengalami kemunduran setelah putusan MK. Terjadi pembajakan konstitusi.
Salah satu agenda penting yang dibahas pada kegiatan 61st Annual Session of AALCO di Bali adalah terkait Hukum…
Pengamat politik Ikrar Nusa Bhakti mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya mengakhiri masa jabatannya dengan meninggalkan warisan yang…
Orator terus berorasi menggunakan pengeras suara, menyuarakan kegagalan Jokowi memimpin Indonesia.
Dewasa ini Tiongkok mengalami perubahan pembangunan yang luar biasa. Kemajuan Tiongkok dalam segala bidang.
PBHI dan Imparsial mendorong pentingnya reformasi peradilan militer melalui revisi UU Peradilan Militer sebagai amanat reformasi.
Praktisi hukum Senior Agus Widjajanto mengatakan krisis multidemensi yang berlarut-larut menyerupai lingkaran setan (vicious crises).
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendukung untuk melakukan reformasi ketenagakerjaan bidang penempatan tenaga kerja.
Yayasan 98 Peduli diharapkan menjadi solusi atas permasalahan yang belum tuntas setelah reformasi di Indonesia.
Eksponen Pejuang 98 mengadakan konsolidasi dan halalbihalal. Mereka pun mengeluarkan maklumat kebangsaan.
Wacana revisi UU TNI dikritik Elsam dan KontraS dalam diskusi bertajuk Refleksi 25 Tahun Reformasi yang digelar Imparsial.